Home    Tips Membangun Rumah Tahan Gempa Dari Universitas di Amerika

Tips Membangun Rumah Tahan Gempa Dari Universitas di Amerika

 

Indonesia memang dikelilingin cincin api pasifik yang memiliki potensi gempa bumi. Beberapa gempa yang dahsyat terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Masih teringat dalam ingatan kita semua bagaimana gempa Jogja, Padang, Aceh, Lombok, Palu, Bengkulu meluluhlantakkan bangunan-bangunan.

Mencegah gempa rasanya tidak mungkin, namun mempersiapkan bangunan yang tahan gempa setidaknya meminimalir resiko kerusakan masih dapat kita lakukan. Melangsir situs  safetymanagement.eku.edu, ada beberapa tips yang dapat digunakan dalam membangun struktur bangunan tahan gempa.

BACA JUGA Mau Bangun Rumah Yang Aman Dari Gempa? Ini Panduannya

Recently Listed Properties

Fondasi

Faktor utama membangun bangunan adalah fondasi. Fondasi wajib kuat karena untuk menahan goncangan gempa. Tak hanya itu, fondasi memang wajib untuk daya tahan bangunan itu sendiri.

Setiap area memiliki kontruksi tanah yang berbeda-beda membuat fondasi harus menyesuaikannya. Untuk bangunan tinggi atau berada di area yang rawan gempa, tiang pancang yang dalam akan sangat bermanfaat. Agar makin kuat, fondasi harus terhubung satu sama lain sehingga bila terjadi pergerakan tanah, fondasi akan saling menahan menjadi satu kesatuan.

 

BACA JUGA Duh, Tembok Mudah Mengelupas. Gimana Nih?

Our Agents

 

Kekakuan dan Kekuatan Secara Vertikal dan Lateral

Goncangan gempa bisa tak tentu arah. Bangunan digoncang atas ke bawah atau kiri ke kanan begitu pula sebaliknya. Maka pekerja profesional harus mewaspadai potensi gerakan tersebut sehingga akan memperhatikan kekakuan dan kekuatan secara vertikal dan horizontal (lateral). Bila bangunan itu tidak dibangun dengan benar, maka bangunan itu akan cepat tak stabil kondisinya yang kemudian akan runtuh ketika terjadi guncangan.

Keseimbangan Kekuatan Pada Sisi Bangunan

Masing-masing sisi bangunan harus memiliki kekuatan yang sama dan seimbang. Sehingga bila terjadi gerakan horizontal (lateral) masing-masing sisi akan saling menahan. Bila salah satu sisi memiliki kekuatan yang lemah, maka dapat terdorong dan mengakibatkan runtuh pada saat goncangan. Kelemahannya itu memengaruhi sebuah bangunan dan pastinya membahayakan strukturnya secara keseluruhan.

 

BACA JUGA : Perabotan Kulit Dirawat Sulit? Itu Cuma Mitos!

 

Melebihkan Material Untuk Menambah Kekuatan

Hal ini memang akan mempengaruhi pada biaya konstruksi tapi akan sangat bermanfaat pada saat goncangan gempa bumi. Karena bangunan makin kokoh. Meski demikian, distribusi massa dan kekuatan secara merata di seluruh bangunan menjadi faktor yang paling penting untuk keselamatan.

Struktur Bangunan Saling Terikat

Komponen struktural dan nonstruktural suatu bangunan yang terikat pada satu fondasi yang stabil harus saling berhubungan sehingga menghilangkan gaya kelembaman. Jika strktur bangunan tidak saling terikat, maka dapat begerak sendiri-sendiri dan mudah roboh ketika terjadi gonjangan.

 

Ikuti perkembangan terbaru Info Terupdate seputar Properti hanya di reginarealty.co.id

Klik di sini

 

Article

23991Like

Related Articles