Home    Tanggapan Pemerintah atas Kritikan Pengamat Tentang Rencana Ibu Kota Negara

Tanggapan Pemerintah atas Kritikan Pengamat Tentang Rencana Ibu Kota Negara

source : https://www.youtube.com/embed/ax9RbP3o-rA

Rencana Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur menuai kritik dari beberapa anggota DPR dan pengamat. Pemicunya adalah rencana Pemerintah untuk meneruskan pembangunan Ibu Kota Negara di tengah pandemi Covid-19. Apa saja yang menjadi keberatan beberapa tokoh masyarakat?

 

APBN dan BUMN Berdarah-darah

Hal ini disampaikan oleh Ekonom Didik J Rachbini yang menganggap kondisi APBN dan BUMN sudah berdarah-darah. Hutang naik dari 500 Triliun menjadi 1.100 Triliun bahkan mendekati 1.200 Triliun Jumlah tersebut belum termasuk BUMN keuangan yang jika dijumlah maka hutang BUMN sebesar 2.000 Triliun. Demikian dikutip dari laman Detik.com

 

Baca Lengkap :DISEWAKAN RUMAH SUPER MEWAH DI BUKIT GOLF PONDOK INDAH (Aan Suhana 0812-8998-7268)

Our Agents

 

Hutang Naik, Pajak Turun

Hutang pemerintah diprediksi mencapai 10.000 Triliun. Di satu sisi, rasio pajak tahun 2018 sebesar 10,2% menjadi 7,9% pada tahun 2020. Sumber daya semakin terbatas dan negara sedang menghadapi upaya penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Sehingga membangun ibu kota bukanlah prioritas yang tepat. Hal ini disampaikan oleh Ekonom Fadhil Hasan, pendiri Narasi Institute, kepada Detik.com

 

Momentum Tidak Tepat

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron berpendapat bahwa meneruskan kembali pembangunan ibu kota di Kalimatan Timur tidak pada momentum yang tepat. Karena kita sedang dihadapkan pada kondisi pandemi Covid19 dan kesulitan ekonomi.  Menurutnya pemindahan ibu kota bukan hal yang tabu atau dihadapkan pada setuju atau tidak setuju, namun untuk saat ini pilihannya adalah logis atau tidak logis. Demikian yang dikutip dari laman Detik.com

 

Baca Lengkap : Tips Jual Rumah Secara Online

Our Agents

 

Tanggapan Dari Pemerintah

Dikutip dari laman Detik.com, juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman mengatakan bahwa pembangunan ibu kota merupakan salah satu cara untuk memulihkan ekonomi karena melibatkan nilai investasi yang besar. Pembangunan ibu kota bakal menyerap investasi sebesar kurang lebih 500 Triliun dan beban APBN hanya 1%. Selebihnya pembiayaan diharapkan dair sumber lain.

Pembangunan ibu kota juga akan menyerap hampir 100 ribu tenaga kerja. Dalam masterplan Bappenas, serapan tenaga kerja mencapai 5 juta tenaga kerja sampai tahun 2045. Penciptaan lapangan pekerjaan ini diharapkan mampu mengatasi ekonomi yang merosot karena pandemi Covid19.

 

Sumber :

  1. https://finance.detik.com/properti/d-5540642/apbn-bumn-berdarah-darah-pak-jokowi-yakin-ibu-kota-mau-pindah
  2. https://finance.detik.com/properti/d-5541015/pindah-ibu-kota-lanjut-saat-pandemi-anggota-dpr-momentum-tak-tepat
  3. https://finance.detik.com/properti/d-5541586/penanganan-corona-lebih-penting-pemerintah-diminta-tunda-pindah-ibu-kota

https://finance.detik.com/properti/d-5542009/pindah-ibu-kota-kena-kritik-keras-jubir-jokowi-ini-untuk-pulihkan-ekonomi

 

 

Temukan Hot Buyers Anda bersama kami di : >>https://t.co/UzgoSitdSx?amp=1<<

Ikuti perkembangan terbaru Info Terupdate seputar Properti hanya di reginarealty.co.id

Klik di sini

Article

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
31336Like

Related Articles