Rumah Dari Bahan Sampah. Ramah Lingkungan Lho
Baca Lengkap : 7 Negara Asia Yang Pindahkan Ibu Kota
Recently Listed Properties
Material bangunan makin hari makin bagus. Tapi juga harganya makin tinggi. Meski tidak semuanya, tapi faktanya harga rumah makin hari makin mahal. Selain faktor tanah, faktor material bangunan juga mendukung peningkatan harga jual rumah.
Michael Reynolds seorang Arsitek yang peduli dengan lingkungan, mencoba membuat rumah yang ramah lingkungan dengan bahan material yang mudah ditemukan. Botol dan ban bekas yang dianggap sampah, dimanfaatkan oleh Reynolds sebagai bahan rumah. Sehingga biaya pembangunan menjadi lebih terjangkau. Karena memanfaatkan sampah, maka rumah rancangannya dapat dianggap sebagai rumah hijau.
Temukan Hot Buyers Anda bersama kami di : >>https://t.co/UzgoSitdSx?amp=1<<
Ide Reynolds membangun rumah dengan sampah ini diunggah dalam video Facebook pada akun Facebook 60 Second Docs. Menurutnya ban, kaleng, botol sangat mudah ditemukan dimana saja. Bahkan jumlah ban di dunia ini melebihi dari jumlah pepohonan. Dan ban-ban bekas itu dibuang begitu saja.
Architect crafts homes from trash.
Dikirim oleh 60 Second Docs Presents pada Rabu, 05 September 2018
Rumah yang dibangun Reynolds ini 50% merupakan material dari bahan daur ulang. Hal ini akan membuat rumah dengan harga yang terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah. Rumah yang disebut Earthship, bahan material daur ulangnya direkatkan dengan batu bata agar dinding bisa menangkal hawa panas. Proses kontruksinya tidak memakan waktu lama.
Tumpukan ban bekas berada di bagian belakang rumah, digunakan untuk menyerap hawa pada dalam ruang. Sedangkan dibagian depan terdapat taman yang dilengkapi tempat penyimpanan air. Sistem biotektural juga disematkan pada rumah Reynolds, sebuah sistem yang dapat membuat penghuni tidak pusing dengan menyiram tanaman karena air untuk tanaman dibuat sedemikian sehingga sirkulasinya dapat menyiram dan menyimpan air untuk tanaman.
Baca Lengkap : Ibu Kota Pindah
Our Agents
Rumah ini dilapisi atap rumah dengan bahan penangkal panas. Rumah ini menghadap ke cahaya matahari namun rumah ini memiliki tirai agar cahaya yang masuk ke dalam rumah akan terhalangi ketika musim panas tiba. Dengan menghadap cahaya matahari, rumah ini juga dilengkapi dengan panel surya yang mampu menyimpan energi dari cahaya matahari.
Reynold dan perusahaannya Earthsip Biotecture saat ini mengembangkan perumahan di New Mexico. Hmmm kapan ya ada di Indonesia? Tertarik?!
Ikuti perkembangan terbaru Info Terupdate seputar Properti hanya di reginarealty.co.id
Klik di sini