Home    Property Agent Perlu Totalitas

 Dunia properti bukan dunia yang asing untuk Joane W. sejak kecil Senior General Manager Regina Realty ini terbiasa melihat sang ayah yang membeli rumah tua kemudian merenovasinya. “Kemudian saya ikut membantu sembari mencari pengalaman,” tuturnya. Asam garam di dunia properti Joane hadapi. Tantangan baginya menjadi suatu hal yang menarik. Karakter yang berbeda – beda acap kali ia temui setiap bersua dengan klien. Hal itu membuat dirinya semakin total menekuni profesi yang digeluti saat ini. “Tahun 2003 saya membangun Regina Realty,” ujarnya.

Untuk menjadi agen properti, seseorang harus bisa tahan banting. Pengetahuan tentang perkembangan properti pun harus update dan harus bisa bersikap netral ketika menawarkan suatu produk. Seorang property agent harus bisa jujur dan menjadi penengah.”Harus menjadi penengah supaya kedua – duanya merasa nyaman ketika bertransaksi,” tegasnya.

Melakukan yang terbaik, mungkin hal itu menggambarkan Joane ketika menekuni profesi sebagai property agent. Kejujuran menjadi poin yang sangat penting. Kepuasan klien selalu menjadi yang utama. Ketika berbisnis dirinya tidak hanya mencari keuntungan semata, menjalin jaringan dan memberikan yang terbaik adalah hal yang utama. “Saya melakukan segala sesuatu yang terbaik bagi diri sendiri, orang yang saya cintai, dan semua orang.” ucap ibu tiga orang anak itu.

Baginya dalam memimpin suatu perusahaan harus bisa memberikan contoh yang baik untuk bawahan. Selain itu harus dapat memberikan motivasi dan mengerti bagaimana menangani suatu masalah. “Segala masalah harus bisa di-sharing dan dipecahkan bersama, dan mau mendengar bawahan, “ungkap wanita yang masih gemar turun ke lapangan itu.”

 

Editor/reporter:Yohanes A.Chandra/Reza Antares P

Foto:Info Kebayoran/Azhari Setiawan

256Like

Related Articles