Home    Pasca sidang MK, Bagaimana Proyeksi Properti Ke Depannya

Pasca sidang MK, Bagaimana Proyeksi Properti ke Depannya?

 

Industri properti beberapa tahun belakangan tumbuh tak seperti harapan. Beberapa pakar dan pelaku properti menyampaikan demikian. Hal ini dapat ditilik dari kenaikan harga properti yang tidak ‚Äúseindah‚ÄĚ masa-masa sebelumnya. ¬†

Di dunia propertipun mengenal siklus properti dimana ada masa-masa bagus dan ada masa-masa yang kurang begitu bagus. Di satu sisi sebenarnya demand masih terus tumbuh.

Apalagi tahun 2019 ini adalah tahun politik yang membuat para pelaku usaha termasuk properti cenderung wait and see. Setelah mengetahui pemenang pilpres yang harus diputuskan melalui sidang MK, maka pelaku properti baru akan menentukan langkah ke depan seperti apa.

 

BACA JUGA : Sejarah Awal Desain Interior Minimalis

 

Menurut Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, yang dikutip dari Kompas.com, mengatakan, setelah ajang pemilihan akbar ini berakhir, diharapkan ada kepastian politik dan stabilitas ekonomi.  

Dengan berakhirnya konstestasi politik ini, pengembang mulai mencari peluang, apalagi kebutuhan rumah tinggal cukup tinggi dan berbanding lurus dengan populasi di Indonesia. Demografi Indonesia yang banyak orang muda melahirkan banyak pasangan muda pula yang ingin segera memiliki rumah. Ini merupakan peluang yang harus bisa ditangkap oleh pelaku usaha properti.  

 

BACA JUGA : Cara Simpel Bikin Dinding Yang Instagramable

 

Lain halnya dengan Soelaeman Soemawinata, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) yang dikutip dari laman Kompas.com, menilai bahwa keputusan MK tidak langsung terkait dengan industri properti.

Menurutnya, stabilitas politik, ekonomi dan sosial adalah prinsip dasar pertumbuhan ekonomi, terkhusus pada bidang properti. Beliau berharap pemerintahan yang baru dapat fokus pada peningkatan SDM serta lebih banyak membuat kebijakan ekonomi yang mendorong swasta dapat berperan lebih.

 

BACA JUGA : Tak Perlu Merasa Terhimpit Menghuni Rumah yang Sempit

 

Kesimpulannya agar industri properti bertumbuh dengan lebih baik, maka dibutuhkan kestabilan politik, ekonomi dan sosial. Karena permintaan masih cukup tinggi. Backlog masih banyak yang belum terpenuhi.

Ini menjadi tantangan pemerintahan baru untuk membuat kebijakan ekonomi yang berpihak kepada industri properti. Sekaligus tantangan bagi pelaku usaha properti untuk mampu berinovasi menangkap peluang pasar properti.

 

Ikuti perkembangan terbaru Info Terupdate seputar Properti hanya di reginarealty.co.id

Klik di sini

21107Like

Related Articles