Mengukur Kesuksesan Investasi Properti: Memahami Return on Investment (ROI) dan Cara Menghitungnya
Investasi properti telah lama menjadi salah satu pilihan utama para investor. Bagaimana cara mengukur sejauh mana investasi ini memberikan hasil yang menguntungkan? Salah satu metode yang digunakan untuk mengukur kesuksesan investasi properti adalah dengan menghitung Return on Investment (ROI).
ROI adalah rasio yang mengukur keuntungan atau imbal hasil yang diperoleh dari sebuah investasi selama periode tertentu. Bagi para investor properti, ROI adalah kunci untuk menilai apakah properti yang mereka beli menghasilkan keuntungan yang diharapkan.
Article
Cara Menghitung ROI dalam Investasi Properti
Perhitungan ROI dalam investasi properti cukup sederhana. kita hanya perlu mengikuti langkah-langkah berikut:
- Hitung Keuntungan Bersih:
Pertama-tama, kita perlu menghitung keuntungan bersih yang diperoleh dari investasi properti. Keuntungan bersih adalah selisih antara pendapatan yang diperoleh dari properti (sewa atau penjualan) dengan semua biaya yang terkait dengan investasi tersebut.
- Hitung Modal yang Dikeluarkan:
Selanjutnya, tentukan total modal yang telah kita keluarkan untuk investasi properti. Modal ini mencakup biaya pembelian properti, biaya renovasi, biaya perawatan, biaya pajak, dan biaya lainnya yang berhubungan dengan investasi.
- Hitung ROI:
Bagilah keuntungan bersih dengan modal yang telah kita keluarkan, kemudian kalikan dengan 100% untuk mengubahnya menjadi persentase. Ini adalah nilai ROI kita.
Misalnya, jika kita menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 75.000.000 dari investasi properti dengan modal sebesar Rp 1.000.000.000, maka ROI kita adalah (75.000.000 / 1.000.000.000) x 100% = 7,5%.
Recently Listed Properties
Annualized ROI: Mengukur Investasi dalam Jangka Waktu Lebih Panjang
Selain menghitung ROI dalam periode tertentu, kita juga dapat menggunakan rumus Annualized ROI untuk mengukur kinerja investasi dalam jangka waktu yang lebih panjang. Rumus Annualized ROI adalah [(1+ROI)^(1/n) – 1] x 100%, di mana ‘n’ adalah jumlah tahun investasi dijalankan.
Contoh Perhitungan Annualized ROI:
Mari kita hitung Annualized ROI dengan asumsi modal awal sebesar Rp 1.000.000.000 dan keuntungan rata-rata sebesar Rp 75.000.000 setiap tahun. Dalam contoh ini, kita akan menggunakan tiga tahun sebagai periode investasi.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Hitung ROI Tahunan:
Pertama, hitung ROI tahunan untuk masing-masing tahun investasi. Asumsikan bahwa keuntungan tahunan adalah tetap selama periode investasi:
- Tahun 1: Keuntungan tahun 1 = Rp 75.000.000
- Tahun 2: Keuntungan tahun 2 = Rp 75.000.000
- Tahun 3: Keuntungan tahun 3 = Rp 75.000.000
Menggunakan rumus ROI, kita dapat menghitung ROI tahunan:
- ROI Tahun 1 = (Keuntungan Tahun 1 / Modal Awal) x 100% = (75.000.000 / 1.000.000.000) x 100% = 7,5%
- ROI Tahun 2 = (Keuntungan Tahun 2 / Modal Awal) x 100% = (75.000.000 / 1.000.000.000) x 100% = 7,5%
- ROI Tahun 3 = (Keuntungan Tahun 3 / Modal Awal) x 100% = (75.000.000 / 1.000.000.000) x 100% = 7,5%
- Hitung Rata-Rata ROI Tahunan:
Selanjutnya, hitung rata-rata ROI tahunan dengan menjumlahkan semua ROI tahunan dan kemudian membaginya dengan jumlah tahun investasi:
- Rata-Rata ROI Tahunan = (ROI Tahun 1 + ROI Tahun 2 + ROI Tahun 3) / Jumlah Tahun (3 tahun)
- Rata-Rata ROI Tahunan = (7,5% + 7,5% + 7,5%) / 3 = 7,5%
- Hitung Annualized ROI:
Akhirnya, gunakan rumus Annualized ROI untuk menghitung ROI dalam jangka waktu 3 tahun:
Annualized ROI = [(1 + Rata-Rata ROI Tahunan)^(1/n) – 1] x 100%
Dalam contoh ini, n adalah 3 (jumlah tahun investasi). Sehingga,
- Annualized ROI = [(1 + 0,075)^(1/3) – 1] x 100%
- Annualized ROI = [(1,075)^(0,333) – 1] x 100%
- Annualized ROI ≈ 0,071 – 1 x 100%
- Annualized ROI ≈ 0,071 x 100%
- Annualized ROI ≈ 7,1%
Jadi, Annualized ROI untuk investasi properti kita selama 3 tahun dengan modal awal sebesar Rp 1.000.000.000 dan keuntungan rata-rata sebesar Rp 75.000.000 per tahun adalah sekitar 7,1%. Ini adalah tingkat pengembalian yang diharapkan dari investasi tersebut selama periode tersebut.
Penting untuk diingat bahwa ROI dalam investasi properti tidak hanya mengukur keuntungan finansial, tetapi juga risiko yang terkait dengan investasi tersebut. Semakin tinggi ROI, semakin besar potensi keuntungannya, tetapi juga semakin tinggi risikonya. Seorang investor harus mempertimbangkan faktor-faktor ini sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam properti.
Menggunakan ROI sebagai alat pengukuran kinerja investasi properti adalah langkah yang bijak bagi setiap investor. Ini membantu kita memahami sejauh mana investasi kita menghasilkan hasil yang diharapkan, serta memungkinkan kita untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam mengelola portofolio properti kita. Jadi, jika kita berencana untuk berinvestasi dalam properti, jangan lupa untuk memahami dan menghitung ROI dengan cermat.
Our Agents
Referensi:
- https://www.cermati.com/artikel/roi-dalam-investasi-properti
- https://www.samaneahill.co.id/news-update-article/bagaimana-cara-hitung-roi-dalam-investasi-properti
- https://gardenresidence-emeraldagolf.com/en/article/cara-menghitung-return-on-investment-roi-dalam-investasi-rumah
- https://www.qoala.app/id/blog/manajemen-aset/cara-menghitung-return-on-investment/
- https://www.akseleran.co.id/blog/rumus-roi/
Temukan Hot Buyers Anda bersama kami di : >>https://t.co/UzgoSitdSx?amp=1<<
Ikuti perkembangan terbaru Info Terupdate seputar Properti hanya di reginarealty.co.id
33527Like