Home    Mengatasi Polusi Udara dengan Eco Green Living: Butuh Peran Pengembang Properti

Mengatasi Polusi Udara dengan Eco Green Living: Butuh Peran Pengembang Properti

Polusi udara telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama di wilayah Jabodetabek. Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan ini, peran pengembang dalam industri real estate menjadi sangat esensial. Pengembang harus beralih fokus untuk memprioritaskan pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan konsep eco green living sebagai solusi konkret dalam meredam masalah polusi udara yang mulai meresahkan.

Article

Nirwono Joga, seorang Pengamat Tata Kota yang telah lama mengamati perkembangan urbanisasi di Jabodetabek, mengingatkan kita bahwa kondisi polusi udara di wilayah ini tidak akan mengalami perubahan yang signifikan dalam lima tahun ke depan jika tidak melakukan tindakan konkret dari semua pihak untuk mengatasi akar masalahnya.

Dari perspektif swasta, para pengembang properti memiliki peran besar dalam mengubah paradigma ini. Pengembang harus segera mengambil tindakan nyata dengan memulai pembangunan kawasan eco green living. Untuk menciptakan sebuah kota dengan udara bersih, perlu adanya konsep kawasan eco green living. Namun, kita harus mengakui bahwa mewujudkan konsep ini memerlukan waktu yang cukup, ungkap Nirwono Joga pada sebuah forum diskusi. 

Nirwono menjelaskan bahwa masalah polusi udara di Jabodetabek bukanlah hal baru. Jakarta selalu menduduki peringkat 1 hingga 3 terkait tingkat polusi udara dalam lima tahun terakhir. Untuk itu, langkah-langkah konkret harus segera diambil. 

Recently Listed Properties

Menurutnya, ada empat pilar utama yang perlu dijadikan fondasi untuk mewujudkan eco green living. 

Pertama, menciptakan kondisi yang nyaman bagi pejalan kaki, sehingga pejalan kaki dapat dengan aman berjalan dari satu tempat ke tempat lain seperti sekolah, pasar, dan fasilitas lainnya dalam kawasan tersebut. Untuk itu, perlu diterapkan konsep ‘pedestrian oriented development (POD)’ seperti yang telah berhasil diterapkan di luar negeri, namun dengan modifikasi sesuai dengan iklim tropis Indonesia.

Kedua, pengembangan kawasan perumahan harus terintegrasi dengan lingkungan yang sehat, mulai dari aspek air hingga udara bersih. 

Ketiga, diperlukan upaya untuk membangun budaya jalan kaki di kalangan masyarakat. 

Terakhir, pengembang harus memahami pentingnya ekologi dalam mendukung keberadaan makhluk lain. Dengan udara yang bersih dan lingkungan yang sehat, makhluk-makhluk seperti burung pun akan kembali menghiasi langit kita.

Dalam mengatasi masalah polusi udara yang semakin meresahkan, kerja sama dari semua pihak, termasuk pemerintah, pengembang, dan masyarakat, menjadi kunci keberhasilan. Pembangunan berkelanjutan dengan konsep eco green living bukan hanya menjadi solusi, tetapi juga merupakan langkah mendesak untuk menjaga kualitas hidup di wilayah Jabodetabek dan menjadikannya tempat yang lebih baik untuk generasi mendatang.

Our Agents

Sumber: https://industri.kontan.co.id/news/pengembang-harus-membangun-eco-green-living-untuk-meredam-polusi-udara-ke-depan

 

Temukan Hot Buyers Anda bersama kami di : >>https://t.co/UzgoSitdSx?amp=1<<

Ikuti perkembangan terbaru Info Terupdate seputar Properti hanya di reginarealty.co.id

 

 

 

33536Like