Mau Beli Properti? Timbang-timbang Antara Properti Primary atau Properti Secondary
Properti adalah jenis investasi yang melibatkan aset fisik, seperti bangunan, tanah, atau properti komersial. Nilai properti cenderung selalu meningkat, yang membuatnya dianggap sebagai investasi jangka panjang. Selain itu, properti dapat menjadi sumber pendapatan pasif ketika disewakan.
Nah secara garis besar, terdapat 2 pilihan properti yakni primary atau secondary. Keduanya memiliki kelebihan dan tentu saja kekurangan. Untuk itu, mari kita bandingkan satu dengan yang lainnya.
Article
Plus Minus Properti Primary
Properti primary adalah properti baru atau yang sedang dalam tahap pembangunan, dijual langsung oleh pengembang kepada pembeli. Berikut adalah keuntungan dan kekurangan membeli properti primary:
Plus:
Semua Serba Baru: Properti primary menawarkan bangunan baru dengan desain modern, sehingga kecil kemungkinan memerlukan renovasi, meski mungkin terbuka peluang adanya penambahan-penambahan dari yang diberikan oleh pengembang.
Banyak Pilihan: Banyak pengembang menawarkan properti di lokasi yang berkembang dengan berbagai fasilitas dan desain modern.
Harga Lebih Konsisten: Properti primary biasanya memiliki harga yang lebih konsisten dibandingkan properti secondary. Selain itu, seringkali terdapat bonus seperti diskon, promo pembayaran, dan set furnitur.
Minus:
Penataan Kurang Fleksibel: Desain properti utama biasanya generik atau dengan tema tertentu sesuai tema dari pengembang. Seringkali tidak memberikan banyak kebebasan untuk perubahan. Jika ditawarkan, modifikasi layout seringkali memerlukan biaya tambahan.
Sistem Inden: Karena penjualan properti primary dimulai sejak tahap awal pembangunan, pembelian sering memerlukan waktu tunggu. Kita sebagai konsumen sering menunggu seluruh fasilitas siap dan kita baru bisa menggunakan rumah tersebut secara optimal.
Lingkungan Baru yang Masih Berkembang: Properti primary sering berada di daerah yang masih dalam tahap pembangunan, sehingga akses ke fasilitas umum mungkin belum ideal.
Recently Listed Properties
Plus Minus Properti Secondary
Properti secondary, atau properti bekas, juga banyak diminati di pasar. Properti jenis ini biasanya merupakan bangunan atau rumah yang sudah pernah dimiliki dan digunakan oleh orang lain, lalu dijual kembali melalui agen properti atau situs jual beli online. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan properti secondary.
Plus:
Siap Huni: Banyak properti secondary telah direnovasi dan dilengkapi dengan perabotan oleh pemilik sebelumnya. Sehingga properti secondary lebih siap untuk dihuni.
Lingkungan Matang: Properti secondary biasanya terletak di daerah yang sudah lama berkembang, di mana memiliki lokasi yang strategis dan mudah diakses ke fasilitas umum.
Negosiasi Harga: Properti secondary memiliki harga yang lebih rendah dan bervariasi tergantung pada kondisi bangunan. Pembeli bisa melakukan bernegosiasi harga untuk mendapatkan kesepakatan terbaik.
Minus:
Sesuai Selera: Mencari properti secondary yang sesuai selera bisa sedikit lebih sulit dan memerlukan banyak waktu untuk survei langsung.
Biaya Renovasi: Jika properti belum direnovasi, pembeli harus mempertimbangkan biaya tambahan untuk membuatnya layak huni.
Pengurusan Dokumen: Jika kita membeli properti secondary, kita harus mengurus dokumen seperti sertifikat hak milik, balik nama sertifikat rumah, dan PBB, yang jika kita membeli properti primary, hal-hal tersebut sudah ditangani oleh pengembang.
Dengan informasi di atas, kita sebagai calon pembeli atau calon investor dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang investasi properti primary atau properti secondary dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan di atas.
Our Agents
Temukan Hot Buyers Anda bersama kami di : >>https://t.co/UzgoSitdSx?amp=1<<
Ikuti perkembangan terbaru Info Terupdate seputar Properti hanya di reginarealty.co.id
35994Like