Home    Dampak Positif Investasi Sektor Properti Yang Tumbuh 6%, Capai 29,4 Triliun

Dampak Positif Investasi Sektor Properti Yang Tumbuh 6%, Capai 29,4 Triliun

Kabar menggembirakan datang dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang melaporkan bahwa investasi yang terealisasi dalam sektor properti mencapai Rp29,4 triliun selama kuartal pertama tahun 2024. 

Menurut Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/BKPM, investasi di sektor real estate dan kawasan industri menempati peringkat ke-4 sebagai subsektor dengan investasi yang direalisasikan terbesar oleh Penanam Modal Asing (PMA) dan Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) sepanjang kuartal I/2024. 

Article

Menurut data dari Kementerian Investasi BKPM, investasi properti, termasuk perumahan, kawasan industri, dan perkantoran, mencapai Rp27,9 triliun pada kuartal pertama tahun 2023. Berdasarkan data ini, investasi sektor properti tumbuh sebesar 6% pada kuartal pertama tahun 2024 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Sebelumnya, secara keseluruhan, Kementerian Investasi/BKPM mencatat investasi yang direalisasikan selama kuartal pertama tahun 2024 sebesar Rp401,5 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 22,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Dampak Positif

Meningkatnya investasi pada sektor properti memiliki beberapa dampak positif yang signifikan. 

  • Pertama, peningkatan investasi diharapkan dapat meningkatkan permintaan terhadap properti, yang menghasilkan peningkatan nilai properti dan keuntungan bagi pemiliknya. 
  • Kedua, investasi dalam sektor properti dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan hunian yang lebih baik dan infrastruktur yang lebih lengkap. 
  • Ketiga, peningkatan investasi juga dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja baru.
  • Keempat, peningkatan ketertarikan investor terhadap properti dapat menghasilkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi, yang memungkinkan investasi yang lebih baik dan mendukung pertumbuhan ekonomi. 
  • Kelima, peningkatan investasi juga meningkatkan daya beli masyarakat, yang meningkatkan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Recently Listed Properties

Bayang-Bayang BI Rate

Meski terjadi peningkatan investasi pada sektor properti di Q1 2024, namun peningkatan BI rate membayang-bayangi. Pada tanggal 23-24 April 2024 lalu Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia menetapkan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 6,25%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 5,50%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 7,00%.

Hal ini dilakukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang terus merosot terhadap Dolar AS. Kenaikan suku bunga ini diharapkan dapat meredam dampak memburuknya risiko global serta sebagai langkah pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025 sejalan dengan stance kebijakan moneter yang pro-stability. 

BI rate yang meningkat, dapat menekan sektor properti mengingat suku bunga pinjaman akan mengikuti sejalan dengan peningkatan BI rate. 

Our Agents

Temukan Hot Buyers Anda bersama kami di : >>https://t.co/UzgoSitdSx?amp=1<<

Ikuti perkembangan terbaru Info Terupdate seputar Properti hanya di reginarealty.co.id

Referensi:

  • https://ekonomi.bisnis.com/read/20240429/47/1761423/investasi-sektor-properti-tembus-rp294-triliun-kuartal-i2024
  • https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_268024.aspx

 

35913Like