Strategi Punya Properti di Usia Dini
source : https://www.youtube.com/embed/DlADnjlfa8U
Masih muda tapi sudah memiliki rumah tentu merupakan hal yang diidam-idamkan oleh banyak orang. Pertanyaannya, bagaimana untuk bisa memiliki rumah di usia muda, di usia 25 tahun misalnya?
Gambarannya seperti ini, kita asumsikan kita menempuh pendidikan hingga Sarjana sampai usia 23 tahun. Kemudian kita bekerja dengan upah minimum di Jakarta, misal sebesar 5 juta rupiah. Maka untuk bisa mensegerakan diri membeli properti, kita bisa memilih misalnya apartemen bersubsidi di Jabodetabek dengan harga 180 jutaan. Berikut biaya tambahan dan pajak, misal kita harus mengeluarkan 200 juta untuk apartemen tersebut.
Baca Lengkap : Belajar Investasi Properti Dari Rumah Baby Atta Halilintar
Our Agents

The agent was very responsive and helped me negotiate a great deal. Truly a five-star service!

Agen sangat profesional dan membantu saya menemukan rumah impian dalam waktu singkat. Sangat direkomendasikan!

Agen ini sangat profesional, informatif, dan membantu saya mendapatkan rumah impian saya!

Saya sangat puas dengan layanan agen ini. Mereka sangat mengerti kebutuhan saya dan membantu dari awal sampai akhir.

Mamaku lgi cari rumah di lebak bulus, temen ku blg ada kenalan agen properti yg bisa bantu cari rumah, akhirnya aku di ksh no telp bu Euis.
ngga lama aku hubungin trs ceritain deh aku lagi cari rumah, kebetulan bu Euis punya listingnya.
Mama ku suka, dan harganya jg cocok. Bu Euis jg bantu ngurusin aku dr awal smp selesai.

Saya berhasil menjual rumah dalam waktu kurang dari sebulan dengan harga yang bagus. Terima kasih atas bantuannya!
Mari kita sisihkan 20% dari gaji yang diterima setiap bulan untuk menabung uang muka. Maka dalam 2 tahun akan terkumpul 24 juta. Dana ini dapat kita gunakan untuk biaya-biaya yang mungkin muncul saat transaksi jual beli properti. Untuk diketahui, belakangan ini jika kita hendak membeli properti, kita bisa memanfaatkan program tanpa uang muka baik program dari Pemerintah maupun program dari pengembangnya.
Nah dengan strategi sederhana ini, tepat pada usia 25 tahun, kita sudah bisa membeli apartemen bersubsidi dengan angsuran kurang lebih 1.9 jutaan per bulan. Ini berarti kita membeli apartemen dengan skema pembayaran menggunakan Kredit Pemilikan Apartemen dari perbankan.
Kemudian muncul di benak kita, bagaimana jika ingin properti yang harganya lebih mahal dibanding harga apartemen bersubsidi?
Pertama tentukan target properti yang akan dibeli. Hitung uang mukanya dan biaya yang harus disediakan. Setelah mendapatkan angkanya, kemudian kita berpikir bagaimana cara mendapatkannya. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain :
Menambah jatah tabungan dan berhemat
Jika di awal, kita mempersiapkan 20% dari penghasilan kita untuk ditabung menjadi uang muka atau menjadi rencana biaya transaksi, maka dengan mudah sebenarnya kita menambah jatah tabungan kita menjadi 30% atau 40% dari total gaji yang diterima. Konsekuensinya kita harus lebih banyak berhemat.
Baca Lengkap : Adakah Pajak Untuk Waris Properti?
Recently Listed Properties
Berinvestasi
Ada beberapa model investasi yang dapat menambah nilai aset tabungan kita. Misalnya saja membeli emas, menabung pada deposito, membeli obligasi atau sukuk, investasi pada skema crowdfunding atau peer to peer landing, investasi saham atau instrumen keuangan lainnya. Namun kita juga perlu memikirkan potensi resikonya. Dari instrumen investasi yang sudah disebutkan sebelumnya, ada yang memiliki return yang kecil, namun ada yang memiliki return yang besar, sebanding dengan resikonya.
Mencari penghasilan tambahan
Bekerja paruh waktu menjadi trend, bahkan ada beberapa situs yang menyediakan layanan untuk mempertemukan pekerja freelance dengan pemberi kerja. Dengan bekerja paruh waktu, kita bisa berharap mendapatkan penghasilan tambahan di luar gaji sehingga kita bisa menabung dan berinvestasi dengan lebih besar lagi. Yang terpenting adalah jangan sampai bekerja paruh waktu justru mengganggu pekerjaan utama kita.
Selain bekerja paruh waktu, kita bisa mengembangkan bisnis di sela-sela kita bekerja. Ada beberapa marketplace yang dapat kita gunakan untuk memajang produk-produk kita. Siapa tahu kita beruntung dalam bisnis dan menghasilkan profit yang besar dan berhasil membeli properti dengan pembayaran cash keras.
Dengan 3 strategi di atas, kita bisa mendapatkan apartemen dengan harga yang lebih mahal dari apartemen bersubsidi. Kita bisa mendapatkan posisi apartemen yang lebih baik mengingat posisi apartemen menentukan harga jual apartemen. Kita juga bisa mendapatkan lokasi yang lebih strategis dan fasilitas lebih lengkap mengingat lokasi dan fasilitas menentukan harga jual apartemen.
Temukan Hot Buyers Anda bersama kami di : >>https://t.co/UzgoSitdSx?amp=1<<
Ikuti perkembangan terbaru Info Terupdate seputar Properti hanya di reginarealty.co.id
Klik di sini
Article
31792Like
Search Post
Categories
- Apartment (42)
- Architecture (92)
- Bathroom (1)
- Bedroom (10)
- Business (10)
- Construction (26)
- data (8)
- Education (134)
- Figure (36)
- First Home (42)
- Furniture (23)
- Ideas (176)
- Interior Design (16)
- Investment (52)
- Kitchen (11)
- KPR (9)
- Law (23)
- Living Room (5)
- News Update (688)
- Property (449)
- Regulation (24)
- Research (7)
- Technology (27)
- Uncategorized (6)
Popular Tags
agen properti (10) agen properti profesional (5) apartemen (9) Apartment (8) arsitektur (15) bahan bangunan (7) bangun rumah (9) batu bata (5) beli properti dengan kpr (7) beli rumah (18) beli rumah baru (5) beli rumah kpr (7) Berinvestasi Properti (11) broker properti (4) BSD City (8) dapur minimalis (4) desain interior (7) desain rumah (7) design rumah (6) DP rumah (5) harga properti (7) Ibu Kota Baru (12) Ibu Kota Pindah (5) idul fitri (5) imlek (4) interior (5) investasi (17) investasi properti (24) jenis pajak properti (6) jual rumah (5) kpr (12) kpr rumah (4) menata ruang kerja (4) milenial (4) musim hujan (4) pasar properti (4) properti (11) Property (15) renovasi rumah (4) rumah kpr (4) rumah minimalis (7) rumah pondok indah (6) rumah sehat (5) sertifikat tanah (6) sewa rumah (9)Archives
- April 2025 (4)
- March 2025 (16)
- February 2025 (16)
- January 2025 (16)
- December 2024 (18)
- November 2024 (17)
- October 2024 (18)
- September 2024 (17)
- August 2024 (18)
- July 2024 (18)
- June 2024 (16)
- May 2024 (18)
- April 2024 (18)
- March 2024 (17)
- February 2024 (17)
- January 2024 (18)
- December 2023 (17)
- November 2023 (17)
- October 2023 (18)
- September 2023 (17)
- August 2023 (18)
- July 2023 (17)
- June 2023 (18)
- May 2023 (18)
- April 2023 (16)
- March 2023 (17)
- February 2023 (16)
- January 2023 (18)
- December 2022 (18)
- November 2022 (17)
- October 2022 (18)
- September 2022 (16)
- August 2022 (18)
- July 2022 (17)
- June 2022 (17)
- May 2022 (16)
- April 2022 (16)
- March 2022 (18)
- February 2022 (16)
- January 2022 (17)
- December 2021 (18)
- November 2021 (12)
- October 2021 (6)
- September 2021 (11)
- August 2021 (11)
- July 2021 (11)
- June 2021 (11)
- May 2021 (9)
- April 2021 (16)
- March 2021 (18)
- February 2021 (17)
- January 2021 (16)
- December 2020 (19)
- November 2020 (18)
- October 2020 (25)
- September 2020 (12)
- August 2020 (13)
- July 2020 (16)
- June 2020 (2)
- May 2020 (10)
- April 2020 (11)
- March 2020 (10)
- February 2020 (6)
- January 2020 (11)
- December 2019 (6)
- November 2019 (6)
- October 2019 (7)
- September 2019 (8)
- August 2019 (6)
- July 2019 (10)
- June 2019 (6)
- May 2019 (7)
- April 2019 (11)
- March 2019 (4)
- February 2019 (16)
- January 2019 (21)
- December 2018 (22)
- November 2018 (22)
- October 2018 (17)
- September 2018 (18)
- August 2018 (8)
- July 2018 (9)
- June 2018 (12)
- May 2018 (10)
- April 2018 (14)
- March 2018 (6)
- February 2018 (10)
- January 2018 (9)
- December 2017 (31)
- October 2017 (4)
- August 2017 (1)