Investasi Properti Komersial Di Hongkong Melonjak Tajam di Triwulan IV 2020
source : https://www.youtube.com/embed/GWVSzppVK_A
Berdasarkan dengan laporan triwulan IV 2020 dalam Perkembangan Properti Komersial di Indonesia oleh Bank Indonesia, melaporkan bahwa Index Permintaan Properti Komersial masih mengalami penurunan permintaan -0,05 persen yoy. Indeks Harga Properti Komersial juga masih mengalami perlambatan di 0,12 persen yoy.
Namun berbeda kondisi dengan Hongkong yang justru mengalami lonjakann volume transaksi 168 persen yoy. Menurut Real Capital Analytics (RCA), dengan volume transaksi tersebut, Hongkong memimpin kebangkitan kembali investasi properti komersial di pasar utama Asia Pasifik pada kuartal IV tahun 2020.
Baca Lengkap : Rumah di Sidney Bakal Tembus Harga Tertinggi
Our Agents
Dikutip dari Bisnis.com, RCA menyebutkan, pada kuartal IV volume kesepakatan secara keseluruhan di Asia Pasifik masih turun yoy tetapi serangkaian kesepakatan besar di seluruh wilayah Asia Pasifik mendukung investasi pada bulan-bulan terakhir 2020 yang masih dihantam badai pandemi Covid-19. Laporan Tren Modal Asia Pasifik ini dimuat dalam laman real estat Mingtiandi pada Selasa (9/2/2021).
RCA mencatat, sebenarnya penghujung 2019 merupakan salah satu kuartal terkuat yang pernah terjadi. Direktur Pelaksana RCA untuk Asia Pasifik David Green-Morgan menyampaikan bahwa setelah awal 2020 yang benar-benar suram dan tidak pasti, pasar telah stabil dan pada kuartal keempat 2020 kami melihat rebound yang disambut baik. Menurutnya ini adalah pertanda baik untuk mengawali tahun 2021 karena RCA melihat berbagai kesepakatan di seluruh wilayah bergulir hingga tahun baru.
RCA menyebutkan, Penjualan Asia Pasifik untuk seluruh jenis properti penghasil pendapatan utama turun 23 persen dari level rekor 2019, pada 2020 berjumlah US$ 141,2 miliar. Aktivitas penjualan kuartal IV hanya 10 persen lebih rendah yoy yaitu hanya mencapai US$44,7 miliar.
Meski mengalami peningkatan drastis pada triwulan IV 2020, namun volume transaksi di Hong Kong untuk seluruh 2020 turun 43 persen, hanya mencapai US$ 8,6 miliar, hampir US$ 3 miliar atau lebih dari sepertiga aktivitas penjualan terjadi pada kuartal IV.
Baca Lengkap : Bahan Alternatif Pengganti Kayu
Our Agents
Setelah ledakan transaksi yang lebih kecil pada awal kuartal IV datanglah kesepakatan Cityplaza, termasuk penjualan podium ritel oleh pengembang Sun Hung Kai di kompleks perumahan Downtown 38 di Ma Tau Kok senilai kurang lebih US$38 juta.
Gedung perkantoran Cityplaza One berlantai 21 di bagian timur Pulau Hong Kong seharga US$1,27 miliar dibeli oleh konsorsium yang didukung Schroder Pamfleet, Gaw Capitar, Manulife pada hari-hari terakhir tahun 2020 menyelesaikan penjualan gedung terbesar di wilayah khusus China.
Seiring dengan makin meluasnya vaksinasi Corona, semoga akan membuat investasi properti akan kembali mengalami peningkatan, seperti yang terjadi di Hongkong pada Triwulan IV 2020 lalu.
Temukan Hot Buyers Anda bersama kami di : >>https://t.co/UzgoSitdSx?amp=1<<
Ikuti perkembangan terbaru Info Terupdate seputar Properti hanya di reginarealty.co.id
Klik di sini