Home    Selamat Memperingati Kenaikan Isa Al-Masih

Selamat Memperingati Kenaikan Isa Al-Masih

 

 

Hari raya Kenaikan Yesus Kristus atau Kenaikan Isa Almasih (Mikraj Isa Almasih) adalah nama hari raya umat nasrani untuk memperingati kenaikan Yesus ke surga. Setelah memberikan pesan terakhir kepada pengikut-pengikutnya di bukit Olivet dekat kota Yerusalem, mereka menyaksikan Yesus terangkat naik ke langit hingga akhirnya tidak terlihat karena tertutup awan.

 

Dengan jelas, tertulis di Alkitab, bahwa kenaikan Yesus itu secara sungguh-sungguh terjadi apa adanya, dengan tubuh fisik-Nya kembali ke surga. Dia naik dari tanah secara perlahan-lahan dan terlihat jelas; disaksikan oleh banyak orang. Murid-murid yang sedang menatap ke langit berusaha melihat Yesus naik ke surga, sampai awan menutupi Dia dari pandangan mereka.

 

Dua malaikat muncul dan berjanji bahwa Yesus Kristus akan kembali “sama seperti ketika kamu melihat-Nya naik ke surga” (Kis 1:11). Perayaan berpindah ini selalu jatuh pada hari Kamis, 40 hari setelah hari raya Paskah, 10 hari sebelum hari raya Pentakosta.

 

Dalam dogma Nasrani, ini adalah penggenapan janji keselamatan dan kebenaran Allah Bapa Tuhan atas kehadiran, karya keselamatan, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus. Sebagai bentuk perayaan umat Nasrani melakukan Ibadah Agung sebagai bentuk rasa syukur mereka.

 

Kenaikan Yesus ke surga, suatu perayaan yang menggembirakan bagi umat nasrani karena dengan Yesus naik ke surga memberikan bukti  bahwa masih ada yang namanya kehidupan setelah kematian, bahwa segala yang ada di bumi bersifat sementara.

 

Menjadikan Yesus sebagai pusat hidup rohani kita berarti menjadikan Yesus pegangan serta orientasi hidup kita. Iman kita kepada Yesus akan memberikan semangat dalam menjalani seluruh kehidupan, karena melalui semua peristiwa kehadiran Yesus; yang tampak dalam kelahiran, karya pengajaran, kematian, kebangkitan serta kenaikkan-Nya ke surga sungguh membuat kita memiliki tujuan hidup yang jelas yaitu kehidupan yang abadi.

 

Kita sebagai manusia yang fana dan berdosa akan dibawa Kristus dalam naungan kerahiman dan pengampunan Allah, sehingga diperkenankan masuk dalam kemuliaan Tuhan.

 

Sepanjang kehidupan manusia Allah menyatakan diri sebagai Allah beserta dengan kita. Jati diri Allah sebagai Allah yang beserta manusia juga diwujudkan dalam Roh Kudus, Roh Penolong yang menguatkan dan mengingatkan kita akan segala ajaran Yesus.

 

Kita diutus untuk menjadi saksi, bahwa Yesus sungguh hidup, turut bekerja dalam kehidupan kita, serta menjadikan semakin banyak orang mengalami kehadiran dan penyertaan Tuhan.

 

Kenaikan Yesus Kristus memiliki beberapa makna:

1) Menyatakan pelayanan-Nya di dunia telah selesai. Allah Bapa telah mengirimkan anak-Nya ke dunia , dan sekarang anak-Nya kembali kepada Bapa. Waktunya sebagai manusia di dunia telah selesai.

2) Menyatakan kesuksesan misi dan karya-Nya di dunia. Semua pekerjaan yang harus dikerjakan-Nya telah Dia selesaikan.

3) Menandakan bahwa Dia telah kembali kepada kemuliaan surgawi-Nya. Kemuliaan Yesus terselubung selama Dia di bumi, terkecuali saat peristiwa transfigurasi/perubahan, seperti yang dikisahkan di Matius 17:1-9

4) Menyatakan peninggian Allah Bapa kepada-Nya (Ef 1:20-23). Dia adalah Anak yang dikasihi Allah Bapa (Mat 17:5), yang telah ditinggikan-Nya dan dikaruniakan-Nya nama di atas segala nama (Fil 2:9).

5) Memungkinkannya untuk menyiapkan tempat buat kita (Yoh 14:2).

6) Menyatakan permulaan pekerjaan-Nya yang baru sebagai Imam Agung (Ibr 4:14-16) dan perantara bagi perjanjian yang baru (Ibr 9:15).

7) Menentukan pola untuk kedatangan-Nya. Ketika Yesus datang kedua kalinya untuk mendirikan kerajaan-Nya, Dia akan kembali dengan cara yang sama seperti ketika Dia naik – apa adanya, secara fisik, dan tampak dengan jelas (Kis 1:11; Dan 7:13-14; Mat 24:30; Wah 1:7).

 

Hal ini mengajarkan kepada kita untuk tidak hidup dalam kenikmatan duniawi saja tapi lebih memperhatikan dan mengutamakan kehidupan rohani.

 

Iman umat Nasrani kepada Yesus akan memberikan semangat dalam menjalani seluruh kehidupan mereka, karena melalui semua peristiwa kehadiran Yesus; yang tampak dalam kelahiran, karya pengajaran, kematian, kebangkitan serta kenaikkan-Nya ke surga sungguh membuat seluruh Umat kristiani memiliki tujuan hidup yang jelas yaitu kehidupan yang abadi (akhirat).

 

Karenanya, kenaikan-Nya ke surga sebagaimana kita imani dan kita rayakan hari ini bukanlah suatu bentuk keterpisahaan antara kita dengan Yesus melainkan Dia tetap menyertai kita namun dalam bentuk lain – Roh Kudus.

 

Kita senantiasa dibungkus-Nya dengan dan dalam cinta penuh kasih. Dengan demikian Yesus mau memperlihatkan bahwa dengan tetap tinggal di dalam kasih, kita berada di dalam Allah, dan Allah berada di dalam kita.

 

Inilah yang membuat kita mampu tampil otentik dan berintegritas tinggi sebagai murid dan pewarta Injil. Mampukah kita mempertahankan kemampuan yang otentik itu? Jawabannya ada pada diri kita masing-masing.

 

Regina Realty mengucapakan Selamat Memperingati Kenaikan Isa Al-Masih bagi seluruh Umat Nasrani di Indonesia.

 

 

 

Referensi sumber
4

 

4851Like

Related Articles